Komisi Pemilihan Umum Kab. Banyuwangi

KETERLIBATAN MASYARAKAT SIPIL DALAM PEMILU MENINGKAT

Source Berita: http://www.kpu.go.id/index.php/post/read/2017/5124/Keterlibatan-Masyarakat-Sipil-dalam-Pemilu-Meningkat

Source Foto: FOTO Arf/Humas KPU)

Banyuwangi, www-kpudbanyuwangikab.id Keterlibatan masyarakat sipil dalam pemilu dan pilkada semakin meningkat, terutama pada pelaksanaan Pemilu 2014. Hal itu setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggunakan berbagai sistem informasi dalam tahapan pemilu yang dapat diakses oleh publik.

KPU menggunakan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) sejak Pemilu 2014, kemudian ada Sistem Informasi Pencalonan (Silon), Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih), dan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng).

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU RI Arief Budiman dalam Diskusi Media Mengukur Ketahanan Demokrasi Indonesia dalam skala global melalui indeks global state of democracy, Jumat (8/12) di Media Centre KPU RI.

“Publik paling banyak mengakses Sidalih dan Situng yang menghasilkan transparansi dan akurasi. Semua sistem informasi tersebut yang merangsang publik untuk berpartisipasi dalam pemilu,” tutur Arief.

Read more...

PEMILU YANG RAMAH LINGKUNGAN

Source Berita: http://www.kpu.go.id/index.php/post/read/2017/5123/Pemilu-yang-ramah-lingkungan

Source Foto: www.kpu.go.id

Banyuwangi, www.kpud-banyuwangikab.go.id - Rapat kerja nasional (rakernas) dalam pembahasan mengenai sosialisasi peraturan dan mekanisme pemilu 2019, yang di selenggarakan hari Kamis (7/12), oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

Dalam sambutan laporan kegiatan rakernas yang disampaikan Nursyarifah (Kepala Biro Teknis dan Hupmas KPU RI), yang melatar belakangi dalam acara ini adalah untuk menyongsong Pemilihan Serentak 2018, dan sekaligus sebagai awal menjelang didalam Pemilu 2019.

“KPU RI memandang perlu melakukan rakernas ini untuk memberikan pemahaman sosialisasi terhadap materi-materi peraturan kampanye, mempersiapkan strategi dan metode kampanye pada pilkada dan Pemilu Serentak 2019 yang adil, setara, tertib dan partisipatif” kata Nursyarifah.

Penyebaran informasi dan mekanisme kampanye pada Pilkada 2018 dan Pemilu Serentak Tahun 2019, agar dapat meningkatkan partisipasi pemilih dalam periode pemilu dan non-pemilu, dan berharap dalam acara rakernas ini agar dengan dilakukannya sosialisasi maka akan ada gerak langkah yang sama dalam implementasi dalam tahapan pemilihan.

Read more...

PENYANDANG DISABILITAS MINTA AGAR DIBERI KESEMPATAN SEBAGAI PENYELENGGARA PEMILU

Banyuwangi, www-kpudbanyuwangikab.go.id Sebagai perwujudan setiap warga Negara berhak untuk ikut serta dalam pemerintahan, maka penyandang disabilitas minta agar diberikan kesempatan menjadi Penyelenggara Pemilu ataupun pelaksana/pengawas Pemilu/Pemilihan di setiap tingkatan. Demikian disampaikan oleh pengurus Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Banyuwangi, Untung Baidowo, saat acara Diskusi Kelompok Terarah (Focus Group Discussion) Tahapan Pemilu Serentak Tahun 2019, bertempat di eL Royale Hotel & Resort Banyuwangi, Kamis (7/12).

Untung Baidowi mengungkapkan, saat ini PPDI Kabupaten Banyuwangi memiliki anggota berjumlah 160 orang, dan secara formal telah mengenyam pendidikan tinggi sehingga secara kualifikasi telah memenuhi persyaratan.

“Disabilitas diberikan porsi sebagai panitia pelaksana atau pengawas di setiap tingkatan karena secara formal sudah banyak dari anggota kami yang mengenyam pendidikan tinggi sehingga secara kualifikasi telah memenuhi persyaratan” ungkap Untung Baidowi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Banyuwangi, Hasyim Wahid mengatakan, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu telah mengatur bahwa penyandang disabilitas  memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi penyelenggara Pemilu di setiap tingkatan, akan tetapi khusus pada lembaga pengawasan Pemilu ketentuan dalam Undang-Undang Pemilu tersebut belum dijabarkan lebih lanjut ke dalam pedoman teknis.

Hasyim mengakui bahwa jumlahnya tidak banyak namun sudah ada petugas pengawasan Pemilihan tingkat Kecamatan di Banyuwangi merupakan penyandang disabilitas.

“Meskipun demikian kami mengharap peran partisipasi dari rekan-rekan PPDI agar tetap berpartisipasi aktif untuk melakukan pengawasan” tutur Hasyim Wahid. (Hupmas KPU Banyuwangi)

Page 3 of 102

Jejak Pendapat

Menurut anda, bagaimanakah cara pemilihan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah (Gubernur/Bupati/Walikota) yang baik/tepat?




Results

Temukan Kami

Facebook
twiter
Google+

Kontak Support

Bag. Teknis:
Bag. Hukum:
Bag. Program:
Bag. Umum:
You are here: Home