Komisi Pemilihan Umum Kab. Banyuwangi

Pemilu Serentak 2019, Momentum Sangat Penting Bagi KPU Sebagai Penyelenggara Pemilu

Yogyakarta, kpu.go.id - Hasyim Asy'ari, Nur Hidayat Sardini, Syamsudin Haris, H.M. Lukman Edy dan Bambang Eka menjadi narasumber dalam seminar nasional yang diselenggarakan oleh Fisipol UGM, AIPI, dan DKPP, Kamis-Jumat, 27-28 April 2017. Seminar Nasional XXVII AIPI yang bertajuk Pemilu Serentak 2019 ini merupakan momentum yang sangat penting bagi KPU sebagai penyelenggara Pemilu di Indonesia.

Seminar nasional yang dibuka secara langsung oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo dan Ketua DKPP Jimly Asshidqie sebagaikeynote speech, dihadiri sekitar seratus orang penyelenggara pemilu, anggota DPR, akademisi dan masyarakat yang peduli demokrasi di Yogyakarta dan sekitarnya.

Dalam kesempatan ini Hasyim menyampaikan, akan banyak permasalahan yang dihadapi KPU dalam pemilu serentak yang akan datang, adalah kepastian sistem pemilu, anggaran pemilu, tahapan pemilu yang tumpang tindih dengan pilkada serentak 2018 dan DPT. Permasalahan kecil yang terjadi dalam sistem pemilu terbuka misalnya, dan banyaknya desain surat suara yang harus dibuat untuk 2.453 daerah pemilihan (dapil). Belum lagi anggaran Pemilihan Umum yang sangat besar dimana 70 persen diantaranya merupakan biaya penyelanggara pemilu.

Read more...

KPU Banyuwangi Sampaikan Data SIPD ke Pemda

Banyuwangi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuwangi, telah menyampaikan Data Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) ke Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi. Penyampaian Data SIPD tersebut disampaikan menindaklanjuti Surat Sekretaris Daerah Banyuwangi Nomor : 050/1172/429.118/2017 tertanggal 19 April 2017 tentang Pengisian dan Updating Data Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) Tahun 2018.

Sejumlah data yang disampaikan dalam SIPD antara lain, jumlah Partai Politik di DPRD Kabupaten Banyuwangi, jumlah Partai Politik peserta Pemilu Tahun 2014, jumlah Pemilih dan tingkat partisipasi Pemilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi Tahun 2014. (Hupmas KPU Banyuwangi)

Pentingnya Assessment Centre Dalam Penempatan Jabatan Sesuai Kompetensi

Jakarta, kpu.go.id – Sekretariat Jenderal (Setjen) Komisi Pemilihan Umum (KPU) menginginkan ke depan memiliki Assessment Centre atau Pusat Assessment sebagai upaya organisasi dapat menempatkan seseorang dalam jabatan yang sesuai kompetensinya.

Organisasi modern ke depan harus memiliki tools dalam penempatan jabatan tertentu. Untuk jabatan eselon 2 ke atas, KPU telah melakukan lelang terbuka atau open bidding,  baik di pusat maupun di KPU provinsi, seperti lelang untuk Sekretaris KPU Provinsi. Level bawah untuk eselon 3 dan 4, KPU sudah memulai meskipun menggunakan instrumen sederhana yang digabungkan dengan manual.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Setjen KPU RI Lucky Firnandi Majanto, dalam acara knowledge sharing pelatihan Assessment Centre Assessor Certification, Selasa (25/4) di kantor KPU RI.

“Rotasi, mutasi, dan promosi jabatan itu tidak serta merta dengan kualifikasi pendidikan dan pengalaman langsung bisa menduduki jabatan, tetapi harus sesuai dengan kompetensinya. Kami juga telah melihat dari kementerian lembaga lain, permasalahannyabukan saja sarana dan prasaranya, tetapi juga SDMnya, yaitu assessornya,” tutur Lucky dalam knowledge sharing tersebut.

Read more...

Page 98 of 151

Jejak Pendapat

Menurut anda, bagaimanakah cara pemilihan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah (Gubernur/Bupati/Walikota) yang baik/tepat?




Results

Temukan Kami

Facebook
twiter
Google+

Kontak Support

Bag. Teknis:
Bag. Hukum:
Bag. Program:
Bag. Umum:
You are here: Home