Komisi Pemilihan Umum Kab. Banyuwangi

Ketua KPU Banyuwangi : Ingatkan PPK dan PPS Untuk Sowan Kepada Pemangku Wilayah

Ketua KPU Banyuwangi : Ingatkan PPK dan PPS Untuk Sowan Kepada Pemangku Wilayah

Banyuwangi, kpud-banyuwangikab.go.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuwangi, Syamsul Arifin, Kamis (30/11), berpesan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk sowan (menghadap) kepada jajaran pemangku wilayah di wilayah kerja masing-masing terdiri atas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi antara lain jajaran kecamatan, pemerintah desa/kelurahan, instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yaitu Kepolisian Sektor (Polsek), dan instansi Tentara Nasional Indonesia yaitu Komando Rayon Militer (Koramil).

Menurut Syamsul Arifin, dengan cara sowan (menghadap) tersebut diharapkan PPK maupun PPS dapat mempermudah mekanisme koordinasi maupun komunikasi dengan instansi terkait, ini lantaran dibentuknya SKPD di kecamatan, desa/kelurahan adalah dalam rangka mengkoordinasikan semua urusan pemerintahan, pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat di kecamatan, desa/kelurahan. Sedangkan pentingnya sowan kepada instansi vertikal Polri maupun TNI di kecamatan, karena jajaran Polsek dan Koramil merupakan instansi yang bertanggung jawab atas keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum di wilayah kecamatan.

“Sowan (menghadap) kepada pemangku wilayah merupakan etika dalam jenjang pemerintahan ataupun garis koordinasi instansi di negara kita, jadi laksanakan dengan baik agar ke depan pelaksanaan Pilgub Jatim Tahun 2018 berjalan lancar dengan dukungan yang baik dari semua pihak” terang Syamsul Arifin.

Sementara itu, sejumlah PPK di Banyuwangi telah melakukan sowan (menghadap) ke jajaran (meliputi seluruh pegawai/karyawan) pemangku wilayah pasca dilantik. Namun sebagian dari mereka mengaku belum bertemu dengan pimpinan dari SKPD di kecamatan ataupun Polsek maupun Koramil. Alasannya, beberapa pimpinan tersebut masih mengikuti kegiatan dinas di luar kota, dan sebagian diantaranya terjadi rotasi pejabat sehingga butuh waktu untuk bertemu dengan pejabat yang baru. (Teknis dan Hupmas KPU Kabupaten Banyuwangi)

KPU JATIM LAUNCHING TAHAPAN PILGUB JATIM 2018

Foto : Ketua KPU Provinsi Jatim, Eko Sasmito memberikan Sambutan dalam Launching Pilgub Jatim 2018 (Sumber Foto : kpujatim.go.id)

Foto : Ketua KPU Provinsi Jatim, Eko Sasmito memberikan Sambutan
dalam Launching Pilgub Jatim 2018 (Sumber Foto : kpujatim.go.id)

KPU JATIM LAUNCHING TAHAPAN PILGUB JATIM 2018

Dihadiri Jajaran KPU RI dan Dimeriahkan Kesenian Daerah

Banyuwangi, kpud-banyuwangikab.go.id – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim), Rabu (29/11) malam, secara resmi me-launching tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub) Jatim Tahun 2018, bertempat di Jatim Expo Internasional Surabaya.

Peresmian ajang demokrasi, Pemilihan pemimpin Jatim yang menjadi bagian agenda Pemilihan Serentak Tahun 2018 tersebut berlangsung meriah dan khidmat, dihadiri oleh 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jatim dan ratusan undangan.

Turut menghadiri Komisioner KPU Republik Indonesia, yaitu Ketua Arief Budiman beserta komisioner KPU RI antara lain Pramono Ubaid Tanthowi, Wahyu Setiawan, Ilham Saputra, Viryan dan Evi Novida Ginting Manik, sedangkan anggota KPU RI Hasyim Asy’ari tidak bisa hadir karena terdapat tugas yang harus diselesaikan dan tidak bisa ditinggalkan.

Read more...

Komisi II DPR RI Apresiasi Penyelenggara Pemilu Sudah Jaga Demokrasi Di Indonesia

Foto : Ketua Komisi II DPR RI, Zainudin Amali dalam Rapimnas KPU (27/11/2017).

Sumber : Hupmas KPU Jawa Timur (www.kpujatim.go.id)

Komisi II DPR RI Apresiasi Penyelenggara Pemilu Sudah Jaga Demokrasi Di Indonesia

Banyuwangi, kpud-banyuwangikab.go.id – Ketua Komisi II DPR RI, Zainuddin Amali mengapresiasi kinerja KPU, yang telah menjaga demokrasi di Indonesia berlangsung sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Demikian disampaikan saat sambutan pembukaan Rapimnas KPU RI, di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

“Demokrasi sebagai satu-satu pilihan dalam mengelola negara Indonesia, sudah dijaga secara maksimal oleh penyelenggara Pemilu, termasuk juga oleh KPU,” ujarnya (27/11).

Pak ZA, demikian kerap disebut menerangkan bahwa peran KPU dan Bawaslu, serta DKPP sudah berjalan sesuai dengan Undang-undang. Pihaknya, selaku legislatif akan tetap berada bersama-sama dalam menopang keberadaan penyelenggara Pemilu, termasuk dalam hal mendukung dari sisi anggaran.

Apresiasi lain yang pantas diberikan kepada KPU, menurutnya, yakni kesuksesan dalam menyelenggarakan Pilkada Serentak 2017 lalu. Meski sempat terjadi dinamika di beberapa daerah, secara garis besar pelaksanaan Pilkada Serentak 2017 oleh KPU, dinilai sudah berjalan lancar dan sukses.

“Ke depan terutama dalam Pilkada Serentak 2018 nanti harapannya lebih baik lagi. Kami juga tulus dalam memberikan dukungan demi kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan Pilkada serentak,” urai Zainudin.

Dalam Pilkada Serentak 2018 di Jawa Timur dan juga seluruh Indonesia harus dilaksanakan sesuai aturan dan jangan sekali menyimpang. Sebab, apa yang dikerjakan dalam Pilkada 2018 nanti akan berpengaruh secara langsung atau tidak langsung terhadap pelaksanaan Pemilu Serentak 2019.

“Sejarah akan mencatat, bila sebagai penyelenggara sukses dalam melaksanan Pilkada Serentak. Jadi harus dikerjakan dengan baik,” katanya. (Sumber : www.kpujatim.go.id)

Page 10 of 102

Jejak Pendapat

Menurut anda, bagaimanakah cara pemilihan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah (Gubernur/Bupati/Walikota) yang baik/tepat?




Results

Temukan Kami

Facebook
twiter
Google+

Kontak Support

Bag. Teknis:
Bag. Hukum:
Bag. Program:
Bag. Umum:
You are here: Home