Komisi Pemilihan Umum Kab. Banyuwangi

LAYANAN PINDAH MEMILIH

Banyuwangi, kpud-banyuwangikab.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) melayani hak pilih bagi para pemilih yang berada di perantauan dan di luar domisili KTP el, seperti yang sedang belajar/nyantri/kuliah, bekerja, dirawat, narapidana/tahanan, dan tertimpa bencana alam.

Layanan pindah memilih tersebut dengan Formulir A5 yang bisa didapatkan di KPU Kabupaten/Kota asal atau terdekat, paling lambat 17 Februari 2019 agar terdaftar dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di daerah pindahan atau keberadaan saat hari pemungutan suara.

Cek nama anda dalam DPT, KLIK lindungihakpilihmu.kpu.go.id atau aplikasi mobile via playstore "KPU RI Pemilu 2019". (PNJ/Hupmas KPU Banyuwangi)

KPU Banyuwangi Adakan Rapat Koordinasi Persiapan Pemungutan dan Perhitungan Suara di TPS Pada Pemilu Tahun 2019

Banyuwangi (7/2), KPU Kabupaten Banyuwangi melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pemungutan dan Perhitungan Suara di TPS pada Pemilu Tahun 2019. Kegiatan yang diinisiasi oleh Bapak Suherman sebagai anggota KPU yang membidangi teknis ini dihadiri oleh Bapak Syamsul Arifin (Ketua KPU Banyuwangi), Bapak Edi Syaiful Anwar (Divisi Hukum dan Pengawasan), ketua panitia pemilihan kecamatan (PPK), dan anggota PPK divisi teknis Se-Kabupaten Banyuwangi.

Sebelum rakor dimulai, Bapak Syamsul Arifin memberikan sambutannya. Beliau menyatakan, “rangkaian kegiatan untuk menyongsong pemilu tahun 2019 semakin dekat. Jadi intensitas komunikasi dan energi harus dijaga. Agar dapat meningkatkan kinerja.” Selain itu beliau membahas mengenai perangkat sumber daya manusia (SDM), hal ini terkait dengan PPS PAW (Panitia Pemungutan Suara Pengganti Antar Waktu) di beberapa kecamatan di Kabupaten Banyuwangi.

Selanjutnya beliau berpesan kepada PPK, agar senantiasa memantau kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Relawan Demokrasi (relasi).

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Edi Syaiful Anwar, beliau berpesan, “kunci sukses pemilu ada di tangan penyelenggara.” Pemilu tahun 2019 harus aman dan tenteram. Jika PPK dan PPS paham dengan fungsinya masing-masing. Maka kesuksesan pemilu dapat diraih.

Memasuki acara inti, Bapak Suherman menjelaskan materi tentang Panca Sukses Perhitungan Suara dan Rekap Pemilu Serentak Tahun 2019. Beliau berpendapat bahwa pemilu serentak tahun 2019 merupakan pemilu yang paling rumit, tetapi penanggungjawab divisi teknis tersebut yakin bahwa PPK di kabupaten Banyuwangi dapat melaksanakan pemilu dengan sukses.

Selanjutnya Bapak Suherman memberikan pemahaman mengenai jumlah dapil (daerah pemilihan), jumlah calon legislatif  mulai dapil 1 (satu) sampai dengan dapil 5 (lima), jumlah DPT (daftar pemilih tetap), macam-macam model formulir yang digunakan pada saat pemungutan suara, penjelasan formulir C1, jenis dan warna surat suara, persiapan sebelum hari pemungutan suara, rekapitulasi pada tingkat PPK, hingga pada tahap akhir pemilu, yaitu SITUNG (Sistem Perhitungan Suara). Beliau mengatakan, “akan disiapkan 25 (dua puluh lima) operator untuk SITUNG.”

Setelah itu, Bapak Suherman menjelaskan indikator dari masing-masing tahap pelaksanaan persiapan pemungutan dan perhitungan suara di TPS. Beliau menekankan, “PPK dan PPS harus membangun super tim. Jadi jika terjadi permasalahan selama pelaksanaan, harus diatasi bersama.”

Penanggung jawab divisi teknis tersebut juga mengatakan, bahwa bimtek (bimbingan teknis) dilaksanakan secara berjenjang. Contohnya yaitu, Bapak Suherman memberikan bimtek kepada PPK, lalu PPK memberikan bimtek kepada KPPS.

Kemudian di akhir rakor tersebut Bapak Suherman menyatakan, “pelaksanaan pemilu tahun 2019 membutuhkan komitmen bersama antar penyelenggara.” Agar pemilu dapat dilaksanakan dengan sukses, tertib, lancar, dan aman. (Novita.K.W Staff KPU Kabupaten Banyuwangi)

RELAWAN DEMOKRASI UJUNG TOMBAK PENDIDIKAN PEMILIH

BANYUWANGI, kpud-banyuwangikab.go.id – Relawan Demokrasi (Relasi) diharapkan dapat menjadi ujung tombak pendidikan pemilih sehingga pemilih menjadi paham terhadap proses dan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Tahun 2019. Demikian arahan dan harapan yang disampaikan dalam Kegiatan Pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Relasi Pemilu Tahun 2019, yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuwangi, Selasa (29/1), bertempat di eL-Royale Hotel&Resort Banyuwangi.

“Ada harapan besar dari optimalnya peran dan fungsi relasi maka target partisipasi pemilih sebesar 77,5% dapat tercapai” kata Jamaludin.

Anggota KPU Kabupaten Banyuwangi, Penanggungjawab Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisipasi Masyarakat (Parmas), Jamaludin mengatakan, modal awal agar tercapai target partisipasi masyarakat tersebut ialah kemampuan yang baik dari public speaking (berbicara di muka umum) dari relawan, penguasaan materi kepemiluan, pendekatan kultural, jejaring sosial, dan inovasi dalam mengemas kegiatan pendidikan pemilih sesuai dengan basis yang telah ditetapkan.

Pada kesempatan tersebut Jamaludin menambahkan, pentingnya relasi untuk menjaga sikap netralitas (tidak berpihak kepada peserta Pemilu), menghindari foto selfie bersama dengan peserta Pemilu, serta bijaksana dalam hal menggunakan media sosial (medsos).

“Bijaksanalah dalam menggunakan medsos, dan sebarluaskan informasi kepemiluan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dengan memanfaatkan teknologi informasi”, tambahnya.

Kegiatan Bimtek Relas tersebut dilaksanakan selama 2 (dua) hari, berlangsung mulai hari/tanggal Selasa (29/1) sampai dengan Rabu (30/1). Sebelum menerima materi dilakukan kegiatan penyematan tanda pengenal kepada dua perwakilan relawan, kemudian diikuti dengan pemakaian tanda pengenal dari relawan lainnya. (PNJ/Teknis dan Hupmas KPU Banyuwangi)

Page 8 of 164

Jejak Pendapat

Menurut anda, bagaimanakah cara pemilihan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah (Gubernur/Bupati/Walikota) yang baik/tepat?




Results

Temukan Kami

Facebook
twiter
Google+

Kontak Support

Bag. Teknis:
Bag. Hukum:
Bag. Program:
Bag. Umum:
You are here: Home