Komisi Pemilihan Umum Kab. Banyuwangi

PERSIAPAN MENUJU PEMILU SERENTAK 2019

(Source: http://rumahpemilu.org/id/persiapan-menuju-pemilu-serentak-2019/)

Oleh: Amalia Salabi

Banyuwangi, www.kpud-banyuwangikab.go.id - Menjelang Pemilu Serentak 2019, berbagai persiapan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Mulai dari regulasi, anggaran, hingga ketersediaan penyelenggara ad hoc. Ketua KPU RI, Arief Budiman, mengakui bahwa persiapan cukup rumit, sebab tahapan Pemilu 2019 berhimpitan dengan tahapan Pilkada 2018, adanya regulasi baru di Undang-Undang (UU) No.7/2017, dan merupakan pemilu lima kotak pertama di Indonesia.

Kebutuhan anggaran

Arief mengatakan bahwa anggaran yang dibutuhkan untuk tahapan Pemilu 2019 di tahun 2018 adalah 15,6 triliun rupiah. Namun, anggaran yang disetujui Pemerintah hanya sekitar 12 triliun lebih. Anggaran dibagi ke dalam dua kategori, yaitu anggaran rutin dan anggaran penyelenggaraan.

“Kurangnya 3,16 triliun. Kami usul tambahan anggaran karena memang diperlukan. Misal, untuk pantarlih (panitia pemutakhiran data pemilih), masa kerja mereka enam bulan, tapi baru berjalan satu bulan,” kata Arief pada rapat kerja di di gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Selatan (30/11).

Kebutuhan anggaran akan bertambah jika jumlah maksimal pemilih di satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) berubah dari maksimal 500 orang menjadi 300 orang. Berdasarkan simulasi yang telah dilakukan, pemungutan dan penghitungan suara akan lebih efektif jika jumlah pemilih per TPS adalah 300 orang.

“Kalau mengambil jumlah pemilih per TPS maksimal 500 orang, butuh waktu lebih dari 24 jam. Tapi kalau 300 pemilih per TPS, durasi yang dibutuhkan adalah 16 jam 30 menit,” terang Arief.

Read more...

PERINGATI HARJABA, PPK SONGGON IKUTI NAPAK TILAS


Banyuwangi, www.kpud-banyuwangikab.go.idSebagai bentuk keikutsertaan memperingati Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-246, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Songgon bersama dengan sejumlah perwakilan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kecamatan Songgon, Minggu (2/12), mengikuti kegiatan “Napak Tilas Festival Rowo Bayu” dengan start di Desa Parangharjo dan finish di Rowo Bayu, Kecamatan Songgon.


Ketua PPK Songgon, Zainul Abidin mengatakan, bahwa keikutsertaan dalam kegiatan “Napak Tilas” tersebut adalah selain untuk menumbuhkan dan mengingat semangat patriotisme dan perjuangan dalam sejarah perang “Puputan Bayu”, juga bertujuan untuk mensosialisasikan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018 (Pilgub Jatim 2018) serta mengenalkan diri kepada masyarakat dan pemangku kepentingan di Kecamatan Songgon.


“Ada semangat patriotisme dan perjuangan yang kami ingat dalam acara napak tilas tahun ini sehingga dapat memotivasi semangat dan perjuangan kami untuk mensukseskan Pilgub Jatim secara berkualitas dan bermartabat” kata Zainul Abidin.


Sementara ini, Ketua KPU Kabupaten Banyuwangi, Syamsul Arifin mengapresiasi keikutsertaan PPK Songgon pada kegiatan “Napak Tilas Festival Rowo Bayu” tersebut, dengan memberikan catatan dan evaluasi agar PPK dibekali oleh bahan atau alat penyebar bahan informasi dan sosialisasi Pilgub Jatim 2018. Syamsul berharap supaya inisiatif ini diikuti pula oleh PPK yang lain untuk aktif mengikuti kegiatan kemasyarakatan yang menghadirkan banyak orang dengan tujuan mensosialisasikan tahapan Pilgub, utamanya tentang agar Pemilih menggunakan hak pilihnya pada tanggal pemungutan suara yaitu 27 Juni 2018 mendatang. (PPK Songgon&Hupmas KPU Banyuwangi)

FORKOPIMKA MUNCAR SIAP AMANKAN LOGISTIK PILGUB 2018

Banyuwangi, www.kpud-banyuwangikab.go.idForum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Muncar memastikan untuk siap mengamankan logistik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018 (Pilgub Jatim 2018). Demikian disampaikan oleh Wakil Kepala Kepolisian Sektor (Wakapolsek) Muncar, Iptu Gunawan, saat menghadiri rapat koordinasi bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kecamatan Muncar, Camat Muncar, Koramil Muncar, dan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kecamatan Muncar, Sabtu (2/12).

Iptu Gunawan menambahkan, selain pengamanan pendistribusian Logistik Pilgub Jatim 2018, pihaknya akan bersinergi dengan Koramil dalam mewujudkan dan menjaga situasi aman di Kecamatan Muncar.

“Dengan kebersamaan dan kekompakan untuk berjalan selaras supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dan yang terpenting adalah bekerja dengan ikhlas dan bekerja sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan” ujar Iptu Gunawan.

Sementara itu Camat Muncar, Lukman Hakim, berpesan agar Pelaksana dan Pengawas Pilgub di tingkat Kecamatan Muncar agar saling berkoordinasi dengan baik, selalu berkomunikasi untuk menyelesaikan segala permasalahan dan yang paling penting adalah menjaga Independensi (Netralitas) sebagai salah satu Etika Penyelenggara Pemilu.

“Agar setiap persoalan diselesaikan secara musyawarah mufakat di tingkat kecamatan” kata Lukman Hakim.

Ketua Panwaslih Kecamatan Muncar, menghimbau untuk selalu membangun komunikasi diantara Pelaksana Pilgub Jatim 2018 di tingkat kecamatan, karena paradigma pengawasan yang sekarang adalah bagaimana mencegah segala bentuk pelanggaran sehingga penting pula untuk jajaran PPS di Kecamatan selalu kooperatif menyampaikan segala bentuk deteksi dini agar pelanggaran Pemilihan dapat dicegah. (PPK Muncar)

Page 8 of 102

Jejak Pendapat

Menurut anda, bagaimanakah cara pemilihan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah (Gubernur/Bupati/Walikota) yang baik/tepat?




Results

Temukan Kami

Facebook
twiter
Google+

Kontak Support

Bag. Teknis:
Bag. Hukum:
Bag. Program:
Bag. Umum:
You are here: Home