Komisi Pemilihan Umum Kab. Banyuwangi

KPU BANYUWANGI SOSIALISASIKAN SURAT SUARA PEMILU 2019

Banyuwangi, kpud-banyuwangikab.go.id – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyuwangi (KPU Banyuwangi) melakukan sosialisasi/pendidikan pemilih berupa Specimen Surat Suara Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019. Sosialisasi dilakukan oleh Komisioner KPU Banyuwangi (Penanggungjawab Divisi SDM, Parmas, dan Sosdik), Jamaludin, beserta Jajaran Subbag Teknis dan Hupmas Sekretariat KPU Banyuwangi (Andi Tri Prawono selaku Kasubbag Teknis dan Hupmas, Binawan Panji Asmara, Sapi’i, serta Handy Sujatmoko).

Sosialisasi Specimen Surat Suara Pemilu 2019 itu dilakukan bersamaan dengan kegiatan monitoring dan supervisi kegiatan pendidikan Pemilih Relawan Demokrasi (Relasi) Basis Keluarga di Balai Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Kamis (28/2).

Jamaludin mengatakan, peserta sosialisasi basis keluarga agar ikut berpartisipasi aktif untuk mensosialisasikan ciri kode warna dari setiap suarat suara Pemilu Tahun 2019, yakni ciri kode warna Abu-Abu untuk Surat Suara Presiden dan Wakil Presiden, kode warna Kuning untuk Surat Suara Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), kode warna merah untuk Surat Suara Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), kode warna biru untuk Surat Suara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi (DPRD Provinsi, dan kode warna Hijau untuk Surat Suara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota (DPRD Kabupaten/Kota).

“Pengenalan surat suara melalui specimen ini agar saudara, bapak, ibu dapat mengenalkan kepada tetangga, keluarga, kerabat yang pada Pemilu 2019 telah memiliki hak memilih”, kata Jamaludin.

Selain melakukan sosialisasi Spesimen Surat Suara, Jamaludin juga menyampaikan mengenai hari dan tanggal Pemungutan Suara Pemilu Tahun 2019 yaitu hari Rabu tanggal 17 April 2019, dan mengajak kepada peserta yang memenuhi syarat sebagai badan penyelenggara ad hoc untuk ikut mensukseskan pelaksanaan Pemilu Tahun 2019 dengan mendaftar sebagai calon Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). (PNJ/Hupmas KPU Banyuwangi)

Divisi SDM & Parmas Menyelenggarakan Bimtek Rekrutmen Pembentukan KPPS

 

Banyuwangi, (27/2) bertempat di aula kantor KPU Kabupaten Banyuwangi. Bapak Jamalludin penanggungjawab divisi SDM & Parmas melaksanakan Bimtek Pembentukan KPPS Pemilihan Umum Tahun 2019. Bimtek yang bertujuan untuk memberikan bimbingan perekrutan KPPS kepada PPK Se-Kabupaten Banyuwangi dan anggota PPK Divisi SDM & Parmas ini turut dihadiri oleh Bapak Edi Syaiful Anwar. Beliau adalah anggota KPU Banyuwangi divisi hukum & pengawasan.

Bapak Edi mengatakan, “pemilu tahun 2019 semakin dekat, PPK harus aktif dalam menjalani tugas.”

Adapun kegiatan ini dipimpin oleh Bapak Jamalludin, beliau menjelaskan hal-hal pokok tahapan pembetukan KPPS diantaranya, regulasi & jadwal waktu, mekanisme rekruitmen, fasilitasi anggaran, persyaratan, penetapan, pengucapan sumpah janji, hingga bimtek dan masa kerja.

Bapak Jamalludin menyatakan, Berdasarkan pasal 57 Huruf B UU Nomor 7 tahun 2017, PPS berwenang membentuk KPPS. Selain itu, regulasi dan jadwal waktu pembentukan KPPS harus disinkronkan dengan data dan informasi.

Beliau berharap PPK dapat memahami prosedur pembentukan KPPS dan dapat mentransfer pengetahuanya kepada PPS. Selanjutnya PPS dapat membagikan pengetahuan yang didapat kepada KPPS.

Selanjutnya, tahapan rekrutmen KPPS dimulai pada tanggal 28 Februari 2019 s/d 27 Maret 2019. Rekrutmen tersebut dilaksanakan secara terbuka dan diumumkan di kantor desa. Bapak Jamalludin dan PPK sepakat, pelantikan KPPS paling lambat diselenggarakan pada tanggal 10 April 2019. Adapun tahapan detail rekrutmen KPPS diantaranya; seleksi terbuka, penerimaan pendaftaran, penelitian administrasi, serta wawancara. Beliau menegaskan, “pastikan KPPS tidak mengundurkan diri pada hari H pelaksanaan pemilu dan dapat mengerjakan tugas dengan tuntas.” Jadi calon KPPS harus menyertakan surat pernyataan kemampuan. (Novita.K.W Staff KPU Kabupaten Banyuwangi)

Langkah Yang Benar Untuk Mencoblos Pada Pemilihan Umum Tahun 2019

Banyuwangi, (21/2) pada talk show di Radio GBS Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Bapak Jamalludin (Divisi SDM & Parmas) menjelaskan tata cara mencoblos yang benar. Agar masyarakat Banyuwangi dapat memberikan hak suara pada pemilu tahun 2019.

Beliau berkata, terdapat 5 (lima) warna dan jenis surat suara yang berbeda diantaranya, surat suara Presiden/Wakil Presiden berwarna abu-abu, surat suara DPR RI berwarna kuning, surat suara DPD RI berwarna merah, surat suara DPRD Provinsi berwarna biru, dan surat suara DPRD Kabupaten/kota berwarna hijau. Adapun perbedaan surat suara tersebut untuk memudahkan masyarakat dalam memilih.

Prosedur sebelum memilih hingga ke TPS pun juga dijelaskan oleh Bapak Jamalludin. Sebelum mencoblos, pastikan masyarakat sudah terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT), masyarakat yang terdaftar dalam DPT akan mendapat formulir C6 untuk hadir di tempat pemungutan suara (TPS), kemudian mengisi daftar hadir di TPS, lalu antri dan diberi surat suara oleh petugas, lalu masuk ke bilik suara untuk mencoblos. Dalam hal ini, KPU memberikan peraturan bahwa setiap TPS mempunyai 300 orang DPT.

Beliau menyatakan, surat suara yang bergambar adalah surat suara Presiden/Wakil Presiden dan DPD.

Dalam pemilu tahun 2019 ini satu orang mempunyai hak satu suara, atau lebih dikenal dengan one man one vote. Jadi tidak ada intervensi dari pihak lain untuk memilih.

Pesan Bapak Jamalludin, “hafalkan partai dan nomor urut calon agar dapat mencoblos dengan benar.” Sedangkan durasi untuk mencoblos di TPS yaitu 10 (sepuluh) menit.

Beliau juga memberi pesan kepada masyarakat Banyuwangi, bahwa memilih tidak bisa merubah keadan kita. Tetapi dengan memilih Presiden/Wakil Presiden dan wakil-wakil rakyat pada pemilu tahun 2019 dapat merubah keadaan langsung dari atas (kebijakan pusat). Maka dari itu mencoblos itu keren dan wajib. Karena durasi 10 (sepuluh) menit dapat menentukan nasib Indonesia 5 (lima) tahun mendatang. (Novita.K.W Staff KPU Kabupaten Banyuwangi)

Page 8 of 168

Jejak Pendapat

Menurut anda, bagaimanakah cara pemilihan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah (Gubernur/Bupati/Walikota) yang baik/tepat?




Results

Temukan Kami

Facebook
twiter
Google+

Kontak Support

Bag. Teknis:
Bag. Hukum:
Bag. Program:
Bag. Umum:
You are here: Home