Komisi Pemilihan Umum Kab. Banyuwangi

H-3 MENUJU TEMPAT PEMUNGUTAN SUARA PEMILU TAHUN 2019

RATUSAN WARGA BINAAN LAPAS BANYUWANGI IKUTI SOSIALISASI PEMILU TAHUN 2019

Banyuwangi, kpud-banyuwangikab.go.id – Ratusan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi, Sabtu (13/4), antusias mengikuti acara sosialisasi Pemilihan Umum Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyuwangi (KPU Banyuwangi) bekerjasama dengan Lapas Banyuwangi dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Giri.

Materi sosialisasi Pemilu Tahun 2019 dilakukan oleh Anggota KPU Banyuwangi, Penanggungjawab Divisi Hukum, Edi Saiful Anwar bersama dengan PPK Giri.

Edi Saiful Anwar menjelaskan perihal terkait tata cara mencoblos di Tempat Pemungutan Suara meliputi, Pemilih di Lapas agar teliti memeriksa surat suara, pengenalan warna surat suara, dan mensosialisasikan bahwa di Lapas Banyuwangi terdapat sebanyak 3 (tiga) Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Periksa terlebih dahulu apakah surat suara diterima dalam keadaan tidak rusak, lalu kenali juga apakah surat suara sudah sesuai dengan Daerah Pemilihan” kata Edi Saiful Anwar.

Edi Saiful Anwar menambahkan karena Lapas Banyuwangi bertempat di Kecamatan Giri sehingga berada di Daerah Pemilihan (Dapil) Banyuwangi 1 untuk Pemilu Anggota DPRD Kabupaten, maka bagi warga binaan Lapas Banyuwangi yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik dengan yurisdiksi wilayah Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, Giri, Banyuwangi, Licin dan Glagah akan menerima sebanyak 5 (lima) surat suara terdiri dari surat suara Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten.

Edi menuturkan, sebagai warga negara Indonesia, warga binaan Lapas tetap memiliki hak untuk memilih sebagaimana diatur dalam konstitusi negara Indonesia dan harga suaranya sama dengan pemilih pada umumnya. (PNJ/Hupmas KPU Banyuwangi)

PULUHAN IBU BHAYANGKARI IKUTI SOSIALISASI PEMILU 2019

Banyuwangi, kpud-banyuwangikab.go.id – Puluhan ibu Bhayangkari, Rabu (10/4) bertempat di aula Mapolres Banyuwangi, mengikuti sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019. Sosialisasi yang digelar setelah acara pertemuan rutin Ibu Bhayangkari tersebut berlangsung sekitar 30 menit, namun berjalan lancar dan mendapat antusias yang positif dari pesertam, didampingi langsung oleh Kapolres Banyuwangi, AKBP Taufik Herdiansah beserta Istri. Bertindak selaku pemateri ialah Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuwangi, Penanggungjawab Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Partisipasi Masyarakat, dan Sosdiklih, Jamaludin.

Pada kesempatan tersebut Jamaludin menyampaikan materi berupa pengenalan surat suara, ketentuan tentang surat suara sah dan tidak sah, prosedur pindah memilih, dan hari serta tanggal pemungutan suara Pemilu Tahun 2019. Jamaludin mengatakan, pada Pemilu Tahun 2019 yang serentak memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota Pemilih agar dapatnya mengenai jenis Surat Suara untuk tiap pemilu.

“Warna abu-abu untuk surat suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Kuning untuk DPR RI, Merah untuk DPD RI, Biru untuk DPRD Provinsi, dan Hijau untuk DPRD Kabupaten/Kota” terang Jamaludin sembari menunjukkan specimen surat suara Pemilu Tahun 2019.

Jamaludin menerangkan, bahwa selain mengenai setiap jenis surat suara, Pemilih (Ibu Bhayangkari) juga dapat terlebih dahulu meneliti setiap Dapil Surat Suara dan memastikan bahwa Surat Suara telah ditandatangani oleh ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Kapolres Banyuwangi, AKBP Taufik Herdiansah berpesan kepada Ibu Bhayangkari yang hadir agar dapat menggunakan hak memilihnya dengan baik serta dapat menyebarluaskan informasi serta pendidikan politik bagi keluarga Polri yang memiliki hak untuk memilih di Pemilu Tahun 2019. Menurutnya menggunakan hak memilih adalah bagian keikutsertaan dalam memajukan bangsa dan negara melalui kehidupan demokrasi. Kapolres pun ikut memberikan jaminan bahwa Penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Banyuwangi dapat berjalan dengan tertib dan lancar serta dijalankan dengan suasana senang.

"Pengalaman di TPS tentu harus diwujudkan melalui perasaan senang karena Pemilu merupakan pesta demokrasi, jadi gunakan hak memilih sebaik mungkin dan sebarluaskan informasi terkait Pemilu kepada keluarga Polri yang sesuai peraturan perundang-undangan memiliki hak untuk memilih" kata Kapolres.

Usai mendengar pemaparan, acara selanjutnya ialah penyerahan cinderamata dari Pengurus Bhayangkari Kabupaten Banyuwangi, yang secara simbolis diserahkan oleh Kapolres Banyuwangi selaku Pembina Bhayangkari kepada Jamaludin selaku perwakilan dari KPU Kabupaten Banyuwangi. (PNJ/Hupmas KPU Banyuwangi)

Page 1 of 168

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »

Jejak Pendapat

Menurut anda, bagaimanakah cara pemilihan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah (Gubernur/Bupati/Walikota) yang baik/tepat?




Results

Temukan Kami

Facebook
twiter
Google+

Kontak Support

Bag. Teknis:
Bag. Hukum:
Bag. Program:
Bag. Umum:
You are here: Home