Account
Please wait, authorizing ...
×

Jakarta (21/9), Konsolnas KPU-RI Divisi Perencanaan Data & Informasi yang bertempat di Hotel di Ritz Carlton Jakarta dihadiri oleh Anggota KPU-RI Bpk. Viryan Azis selaku Koordinator Divisi didampingi oleh Kepala Biro Perencanaan dan Data Sumariyandono.

Salah satu isu yang dibahas dalam konsolnas divisi perencanaan data & informasi adalah pengelolaan daftar pemilih yang lebih baik pada pemilu dan pemilihan selanjutnya. Dalam sambutannya Bpk. Viryan Azis mengatakan bahwa Dinamika persoalan dan besaran data pemilih membuat proses pemutakhiran data harus diperpanjang, sehingga sangat menguras energi dan sangat menyita waktu. Tetapi dengan kerja keras penyelenggara pemilu sampai ke tingkat bawah Pemutakhiran Data Pemilu dapat diselesaikan dengan baik. Oleh karena itu agar tahapan yang melelahkan ini tidak terulang lagi dalam penyelenggaraan pemilihan 2020 maka proses pemutakhiran data harus dilakukan secara efektif. Beliau juga berpesan agar jajaran didaerah cermat saat menyusun dan memutakhirkan daftar pemilih, khususnya Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang disebutnya menjadi dokumen penting untuk digunakan dalam proses persiapan pemilu maupun pemilihan lainnya sehingga menghasilkan data yang valid yang tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari.

"Terkait dengan penetapan DPT, diharapkan tidak berulang-ulang. Semua data pemilih jangan ada selisih satu orang pun, oleh karena itu perlu adanya pendekatan teknis dan subtansi diantaranya dengan melakukan gerakan coklit serentak, dimana petugas PPDP dibantu dari KPU. Sehingga permasalahan pemilu serentak bisa diselesaikan. Jika perlu petugas PPDP perlu dibuatkan buku kendali untuk mengetahui pekerjaan yang sudah dilakukan," ujar Viryan

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Kepala Biro Perencanaan dan Data Sumariyandono mengatakan konsolnas ini pada dasarnya adalah ruang bagi penyelenggara pemilu didaerah untuk mengevaluasi persoalan pemilu secara bersama, berdiskusi untuk mendapatkan jalan keluar guna mempersiapkan pemilihan maupun pemilu berikutnya. Salah satu contoh yang perlu dilakukan pembahasan bersama adalah bahasan tentang pemilih yang belum KTP elektronik (KTP-el), DP4, pindah memilih, hingga DPT yang berkaitan langsung dengan kebutuhan logistik pemilu.

Selain pengelolaan daftar pemilih yang lebih baik pada pemilu dan pemilihan selanjutnya, pokok bahasan yang lain dalam konsolnas divisi perencanaan data & informasi adalah persiapan Pemilihan 2020 terkait anggaran dimana dana untuk menyelenggarakan pemilihan berasal dari dana Hibah yang pengajuannya menggunakan Nota Hibah Perjanjian Daerah (NPHD) dengan Pemerintah Daerah.