Account
Please wait, authorizing ...
×

Banyuwangi (20/02), Sesuai Tahapan kemarin 19/2 adalah masa dimulainya penyerahan syarat dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi Tahun 2020. Masa penyerahan ini akan berlangsung sampai dengan tanggal 23 Februari 2020 pukul 24.00 WIB.

Ari Mustofa menjelaskan "untuk hari ini sampai dengan pukul 16.00 WIB, KPU Banyuwangi sama sekali belum menerima tamu yang berasal dari bakal pasangan calon perseorangan. Itu juga terlihat dari buku register penyerahan syarat dukungan perseorangan untuk tanggal 19 Februari 2020 yang masih kosong".

Dalam mengisi waktu menunggu bakal pasangan calon perseorangan datang menyerahkan syarat dukungannya, KPU Banyuwangi melakukan simulasi proses penyerahan syarat dukungan yang diajukan oleh bakal pasangan calon perseorangan. Simulasi dilakukan oleh KPU Banyuwangi dibantu sekretariat KPU Banyuwangi, tujuannya adalah meningkatkan pemahaman alur penyerahan yang dilakukan oleh bakal pasangan calon perseorangan dan proses penerimaan yang dilakukan oleh KPU Banyuwangi.

Dalam memulai simulasi yang juga dihadiri oleh Adrianus Yansen Pale Anggota Bawaslu Banyuwangi, Ari mustofa selaku Anggota KPU Banyuwangi Divisi Teknis Penyelenggaraan menjelaskan proses alur penyerahan dan penerimaan secara rinci dan detail. Mulai dari penyerahan syarat dukungan perseorangan oleh bapaslon perseorangan, menghitung jumlah dukungan dan sebaran, sampai dengan proses pemberian berita acara disimulasikan dengan baik dan lancar.

Andi Tri Prawono selaku kasubbag teknis dan hupmas dan sebagai koordinator SILON KPU Banyuwangi setelah selesai simulasi meminta kepada verifikator yang melakukan proses penghitungan dukungan formulir B.1-KWK untuk melakukan penghitungan kembali formulir tersebut. "Formulir B.1-KWK Perseorangan ini telah kami siapkan dengan beberapa kasus/kondisi yang berbeda, selanjutnya agar dihitung kembali untuk mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam menghitungnya" jelasnya.

Sebelum mengakhiri kegiatan simulasi, Ari Mustofa didampingi Andi Tri berdiskusi dengan tim verifikator untuk membuat formula cara kerja penghitungan formulir model B.1-KWK perseorangan yang tepat, cepat, efektif dan efisien.