Komisi Pemilihan Umum Kab. Banyuwangi

Keluarga Mahasiswa UNAIR Banyuwangi Kunjungi KPU

Print PDF

Banyuwangi, Jumat (12/10) Keluarga Mahasiswa dari Universitas Airlangga Banyuwangi mengunjungi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyuwangi. Kunjungan tersebut bertempat di Media Center KPU pada pukul 13.00 WIB. Kunjungan ini dibuka oleh Bapak Syamsul Arifin (Ketua KPU Kabupaten Banyuwangi) dan diikuti oleh anggota KPU, yaitu Bapak Jamalludin (Divisi SDM & Parmas), Bapak Edi Syaiful Anwar (Divisi Hukum), dan Ibu Dwi Anggraini (Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik) serta Bapak Andi Tri Prawono (Kasubag Hupmas & Teknis). Kunjungan tersebut bertujuan untuk menggali pengetahuan tentang Kepemiluan. Mengingat tahun ini merupakan tahun pesta demokrasi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Bapak Syamsul Arifin menghimbau kepada Mahasiswa sebagai agent of change untuk tidak berpolitik praktis, dan tidak hanya mengenyam pendidikan formal di perkuliahan saja, tetapi juga mengikuti organisasi agar bisa mengembangkan ilmu di bidang  lainya. Selain itu, Ibu Dwi Anggraini yang mempunyai background di bidang Psikologi memberi wejangan kepada mahasiswa untuk menekuni bidang masing-masing agar bisa menjadi ahli di bidangnya.

Adapun tujuan utama dari kunjungan tersebut adalah, keluarga mahasiswa UNAIR akan mengadakan pemilihan untuk memilih Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Maka sehubungan dengan hal tersebut, Bapak Jamalludin menjelaskan materi tentang pemilu, diantaranya Tahapan Pemilu menurut Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012, Tahapan dan Kegiatan Pemilu, Persiapan Pemilu, Penyelenggaraan Pemilu, dan Penyelesaian Pemilu.

Selanjutnya di sesi terakhir, Bapak Andi Tri Pranowo menjelaskan sistem pendaftaran untuk panitia seleksi dan pengawas. Jika kedua hal itu sudah terbentuk, baru mengajukan anggaran. Anggaran tersebut untuk sosialisasi dan pelaksanaan kampanye. Tahap awal kampanye dimulai dari pengawasan pemilih, baik di Kampus yang terletak di Kelurahan Sobo dan di Kecamatan Giri. Jadi harus ada koordinasi antara kedua kampus tersebut.

Di samping itu, Bapak Andi Tri Pranowo menambahkan, Pengawas dan panitia seleksi harus mengadakan sosialisasi dan promosi/menarik pemilih. Jika pemilih sudah tertarik, maka dapat meningkatkan partisipasi pemilih. Baru ini disebut dengan keberhasilan Pemilu. Sementara peran pengawas dalam pemilihan BEM diantaranya, mengawasi pemasangan pamflet kandidat calon Ketua BEM di Kampus. Misalnya, tidak diperbolehkan untuk memasang pamflet di mushola. Pamflet boleh dipasang di lapangan dan tempat parkir. Beliau juga menekankan, agar pengawas dan panitia senantiasa berkoordinasi. (Novita.K.W Staff KPU Kabupaten Banyuwangi)

Jejak Pendapat

Menurut anda, bagaimanakah cara pemilihan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah (Gubernur/Bupati/Walikota) yang baik/tepat?




Results

Temukan Kami

Facebook
twiter
Google+

Kontak Support

Bag. Teknis:
Bag. Hukum:
Bag. Program:
Bag. Umum:
You are here: Berita Keluarga Mahasiswa UNAIR Banyuwangi Kunjungi KPU