Komisi Pemilihan Umum Kab. Banyuwangi

KPU MENCOKLIT RAIH REKOR MURI

Print PDF

Sumber Berita: http://kpu.go.id/index.php/post/read/2018/5359/KPU-Mencoklit-Raih-Rekor-MURI

Sumber Foto: http://kpu.go.id/index.php/post/read/2018/5359/KPU-Mencoklit-Raih-Rekor-MURI

Surabaya, kpud-banyuwangikab.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendapatkan piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian rekor “Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Daftar Pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak dan Terbanyak, 350 ribu petugas, 1.750.050 rumah, 171 daerah, 17 propinsi”.

Piagam penghargaan ini diberikan langsung oleh Jaya Suprana, Ketua Umum Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI),  dan diterima langsung oleh Ketua KPU Arief Budiman di Kantor KPU Propinsi Jawa Timur, Sabtu (20/1).

Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak yang dimulai hari ini dan akan berlangsung selama tiga puluh hari dengan standart target satu petugas lima rumah / hari. Dalam komentarnya, Jaya Suprana sempat mempertanyakan apakah benar pemilih yang namanya terdiri dari satu huruf?

Dan ternyata apa yg ditanyakan benar bahwa di daerah Sumatra Barat, Kota Payakumbuh terdapat seorang pemilih yang bernama "O" dan "Z" dan kebetulan pernah menjadi Panwas, Jayapun memberikan apresiasi kepada petugas lapangan yang telah bertugas mencoklit dan kagum atas tugas berat petugas PPDP, karena ia membayangkan penduduk Indonesia memiliki jumlah penduduk yang berjumlah 250 juta. Jaya pun mengakui bahwa ia baru mengetahui istilah "coklit" dan dia menganggap ini adalah hal penting, oleh karenanya ia memberikan catatan rekor ini diajukan oleh KPU, namun dengan Jaya menyaksikan sendiri proses coklit ini, dengan sangat menyesal ia menolak ajuan ini sebagai rekor Indonesia, karena menurutnya belum pernah mendengar coklit di negara lain. "Maka dengan rekor ini lebih pantas disebut rekor Dunia", tuturnya.

Menurut Ketua KPU Arief Budiman, penghargaan dari Muri ini bukan sebuah kebanggaan semata, tapi sebagai warisan bagi generasi yang akan datang, untuk dapat berbuat lebih baik lagi dari apa yg telah ditorehkan dalam catatan sejarah kali ini.

"Misalnya kalo kali ini kita mampu mencoklit serentak 1,9 rumah, maka di masa yang akan datang kita harus mampu lebih dari catatan itu," kata Arief.

Arief juga menginginkan, tiap generasi penyelenggara pemilu selalu mewariskan hal luar biasa bagi generasi yg akan datang.

"Jangan pernah kau biarkan generasi yg akan datang tidak punya kekuatan atau senjata untuk melakukan hal yg lebih baik lagi," pungkasnya. (QK/Ook/red/Foto/QK/humas)

Jejak Pendapat

Menurut anda, bagaimanakah cara pemilihan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah (Gubernur/Bupati/Walikota) yang baik/tepat?




Results

Temukan Kami

Facebook
twiter
Google+

Kontak Support

Bag. Teknis:
Bag. Hukum:
Bag. Program:
Bag. Umum:
You are here: Berita KPU MENCOKLIT RAIH REKOR MURI